News &
Updates

News Image

Share

Toxic Parent
11 Juni 2023

Toxic Parent

Foto Seminar: FX. Marjanto

Seringkali para orangtua yakin bahwa sistem pendidikan yang diterapkan kepada anak-anak adalah sudah benar. Tetapi pada kenyataannya tidak. Lho...koq bisa sih?

Jumat, 9 Juni 2023 dalam acara “Gelar Karya” yang diadakan oleh SD Santa Maria, diadakan seminar yang mengambil tema “TOXIC PARENT”. Yang dipresentasikan oleh seorang psikolog yaitu Dr. IGAA. Noviekayati, M.Si, Psikolog dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Seminar tersebut diperuntukkan orang tua kelas dua, tiga, dan lima.

Menurut penjelasannya, Toxic Parent adalah penerapan pola asuh yang salah dari orangtua yang tidak disadari yang berdampak negatif terhadap tumbuh kembang anak, terutama mental dan fisik anak. Misalnya, pada peristiwa anak menjatuhkan barang, anak tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah. Dengan mudah orang tua memberi hukuman fisik atau ucapan yang menciutkan hati anak.  Munculnya kata “masak begitu saja tidak bisa?”.

Mungkin hal itu biasa bagi orangtua, tetapi tidak bagi anak. Maka, dampak yang muncul dari sikap tersebut adalah hilangnya percaya diri anak, tugas berkembangan tidak tumbuh secara optimal, prestasi belajar menurun, kesehatan mental terganggu yaitu munculnya rasa cemas dan kemungkinan anak akan depresi.

“Nah...fatal, kan?” ujar Dr Novi, panggilan akrab beliau, mengajak para orangtua untuk berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata kepada anak-anak. 

Menurut Dr. Novi, sejak terikat oleh pernikahan para orangtua mendapat tugas mulia dari Tuhan dan Indonesia yaitu menyiapkan generasi emas bangsa. Anak-anak dapat tumbuh sehat sesuai usia. Sehingga tugas perkembangan dapat terlaksana dengan benar.  Maka diharapkan para orangtua saling bekerjasama, selalu ada untuk anak-anaknya, menjadi sahabat dan pendengar yang baik. 

STOP... meremehkan anak-anak, karena meskipun masih anak-anak mereka tetap manusia yang mempunyai perasaan.

Penulis  : Kresdianingsih

Editor    : FX. Marjanto