
Surabaya, Kampus Ursulin - Sanmaris. Setelah pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS), SD Santa Maria mengadakan kegiatan pasca-SAS yang edukatif dan bermakna dengan bekerja sama dengan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga). Kegiatan ini mengusung tema “Santun di Rumah, di Sekolah, dan di Dunia Maya” sebagai upaya penguatan karakter peserta didik di era digital.
Kegiatan yang diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias ini bertujuan menanamkan sikap santun dalam berbagai lingkungan kehidupan anak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga ruang digital. Melalui penyampaian materi yang komunikatif, contoh konkret, serta interaksi yang menyenangkan, narasumber dari PUSPAGA mengajak siswa memahami pentingnya berbicara sopan, menghargai orang lain, serta bertanggung jawab atas sikap dan tutur kata, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Dalam sesi materi, siswa diajak merefleksikan perilaku sehari-hari, seperti cara berbicara kepada orang tua di rumah, bersikap hormat kepada guru dan teman di sekolah, serta menggunakan gawai dan media sosial secara bijak. Penekanan khusus diberikan pada etika berkomunikasi di dunia maya agar siswa tidak mudah terpancing emosi, tidak menyebarkan ujaran kebencian, dan mampu menjaga jejak digital dengan baik.
Kegiatan pasca-SAS ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memperkaya wawasan siswa tentang pentingnya nilai kesantunan sebagai bagian dari pembentukan karakter. Melalui kolaborasi dengan PUSPAGA, SD Santa Maria berharap siswa dapat menerapkan sikap santun secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, beretika, serta bertanggung jawab di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Penulis: Resdiana - Guru SD Santa Maria Surabaya